Google
Showing posts with label Si Pemilik Blog. Show all posts
Showing posts with label Si Pemilik Blog. Show all posts

Sunday, May 18, 2008

Kabar

Apa kabar sahabat ?, mudah-mudahan tetap dalam lindungan Tuhan, amin.Lama tidak menulis hal yang pernah terjadi disekeliling
kita.
Terima kasih sudah dan masih setia berkunjung ke blog ini.Kabar dari saya selain masih mencari rezeki untuk bantu keluarga dan menabung,
juga masih belajar, belajar, belajar, dan belajar tentang islam, belum sampai belajar yang berat seperti
filsafat islam, hmmm...belum...mungkin benar, krn hidup ini sibuk dan tidak ada habisnya, doa yang berusaha selalu diucapkan
adalah agar jangan sampai terlena dengan urusan duniawi...

Sahabat, saya ingin menceritakan sesuatu yang ringan,kemarin bertemu dengan seorang teman, dia lulusan Diploma, sekarang
pengangguran, pernah bekerja beberapa kali, tapi beberapa kali pula dia keluar kerja, mulai dari alasan digoda atasan, teman
yang punya niat jelek untuk persaingan, gaji yang tidak sesuai dengan jam kerja dan jarak dari rumah ke kantor, sampai bangkrut
dan kontrak habis.Saya yakin, semua orang juga pernah dan mungkin sedang mengalami hal seperti diatas.Apalagi
zaman seperti sekarang, semua berusaha mendapatkan pekerjaan, hanya untuk menyambung hidup, dengan jumlah penduduk sekitar
200 juta, bukan pekerjaan mudah, walaupun daerah wilayah Indonesia dari sabang sampai merauke, bila kesejateraan tidak merata,
tidak saling menghargai, bukan hal yang aneh, hal seperti sekarang sedang terjadi.

Teman bercerita, sebenarnya dia bekerja hanya untuk mencari uang untuk modal usaha, kecil2an krn dia punya hobi dan bakat bikin kue, memang teman
hobby memasak, dan dia jago bikin kue, rencanannya ingin buka usaha sendiri sekaligus bisa menemani orang tua yang sudah tua di
rumah, krn tidak mungkin untuk dia bekerja di luar kota ataupun luar pulau.Lalu tidak beberapa lama dia dapat pinjaman uang dari
kakaknya walaupun modal itu belum cukup, alhamdullillah, mulai berkembang sedikit demi sedikit, hanya seperti yang kita tahu,
bisnis seperti ini adalah musiman, ada waktu tertentu laris, ada waktu tertentu sepi, yang menjadi masalah teman saya adalah
bagaimana bisa mendapatkan uang untuk hal lain-lain disamping usaha kue yang baru dirintis, orang tua dia tidak bekerja, hasil
sewa kost2an hanya cukup untuk bayar listrik dan telpon, dia tidak jarang sering bercerita bahwa sering dalam seminggu hanya
makan 3 kali !!, dia mempunyai kakak yang sudah bekerja dengan gaji dibawah UMR, ada usaha kost 5 kamar, tapi masih tidak cukup
untuk makan ? bagaimana dengan para fakir miskin, gelandangan, pengemis di jalanan ??...

Sahabat, waktu mendengar cerita dia, saya ingin menangis, yang saya ingat dari dia waktu bertemu, pakaian yang dia pakai, masih
sama dengan pakaian yang dia pakai waktu lulus SMU 10 tahun lalu. Dia mengenakan baju kaos garis warna hijau dan hitam, baju
itu pernah dipakai saat menemani saya membeli buku, waktu itu dia saya tawari makanan dan grosir kaos murah, tapi tidak mau,
ternyata pakaian itu masih dia pakai hingga sekarang, umur dia sekarang 29 tahun.Saya sebagai teman, hanya bisa menasihati
untuk terus istighfar, sungguh berbeda dengan orang yang mempunyai uang banyak, membeli baju dalam 2 bulan saja mungkin sudah
dianggap tidak enak, ohya, teman saya itu adalah seorang wanita, sahabat mungkin tahu bagaimana seorang wanita yg mempunyai naluri untuk berbelanja
walaupun dia seorang penghemat, apakah hak dia untuk bersenang tidak boleh sebagai manusia ? walaupun nabi kita hanya mempunyai
1 baju dalam hidupnya.

Dia bercerita, ingin pergi ke mekah, bekerja sebagai pembantu, atau cleaning service di masjidil haram pun tidak masalah,
memakai burqa atau cadar tidak masalah bagi dia, krn aturan itu malah akan membuat dia semakin dekat dengan Tuhan, ujarnya.
Dia tidak ingin tinggal di sini, alasannya cuma sederhana, kehidupan sekarang membuatnya bingung, seperti hal yang buruk
bercampur dengan hal yang baik. Saya hanya bisa berucap, bersyukurlah apa yang telah diberikan oleh ALLAH apapun itu, kita hanya
dapat berusaha, berhati-hati saja dalam langkah hidup ini.Tetap mengingat Tuhan.

Setelah bertemu dengan teman, selang beberapa hari seperti biasa, rutinitas yg masih digali, membaca Al-Qur'an
, suatu hari sampai pada surat Al-Ba'raaah 9:19-20, mengenai memberi minum dan mengurus masjidil haram, sahabat bisa membuka Al-Qur'an sejenak,
Subhanallah...terus terang, merinding membaca arti surat Al-Ba'raaah, sungguh hidup ini perjuangannya berat, sangat berat menghadapi semua
problema yang ada didunia, selain cobaan kesenangan dari ALLAH, saya jadi teringat teman yang dulu pernah bercerita pada saya.
Saya hanya bisa menangis, ALLAH maha besar...

Teringat berita di televisi, ada seorang raja di arab, selalu memberikan uang pada pengantin baru menengah bawah untuk modal
hidup maupun usaha,
uang itu hasil dari bisnis di negaranya, mungkin seperti hasil APBN di negara kita, dulu saya bertanya untuk apa uang itu
diberikan pada pengantin yang baru menikah ? ya saya tahu mereka dari menengah bawah, dia juga tak lupa memberikan pada
fakir miskin.Sekarang saya menyadari, bahwa mereka adalah manusia, tugas kita untuk saling tolong menolong,
saling memperingatkan ke jalan yang lurus, sungguh penghargaan pada manusia begitu tinggi. Menghargai manusia dan menjunjung
martabat sebagai manusia begitu tinggi. Saya merasa masih banyak tugas yang harus dilakukan untuk sahabat kita yang lain.A
papun keadaan, kemampuan kita, tanpa harus membawa bendera partai, kelompok, yang hanya mmebawa mudarat, bila tidak bisa memegang teguh janji awal perjuangan.
Mudah-mudahan, ALLAH memberikan kita bimbingan, apalagi dalam keadaan
seperti sekarang, tetap bersyukur dan ikhlas. Dan tak lupa, tetap menghargai manusia dan hidup.

Apa kabar sahabat ?, mudah-mudahan tetap dalam lindungan Tuhan, amin.Lama tidak menulis hal yang pernah terjadi disekeliling
kita.
Terima kasih sudah dan masih setia berkunjung ke blog ini.Kabar dari saya selain masih mencari rezeki untuk bantu keluarga dan menabung,
juga masih belajar, belajar, belajar, dan belajar tentang islam, belum sampai belajar yang berat seperti
filsafat islam, hmmm...belum...mungkin benar, krn hidup ini sibuk dan tidak ada habisnya, doa yang berusaha selalu diucapkan
adalah agar jangan sampai terlena dengan urusan duniawi...

Sahabat, saya ingin menceritakan sesuatu yang ringan,kemarin bertemu dengan seorang teman, dia lulusan Diploma, sekarang
pengangguran, pernah bekerja beberapa kali, tapi beberapa kali pula dia keluar kerja, mulai dari alasan digoda atasan, teman
yang punya niat jelek untuk persaingan, gaji yang tidak sesuai dengan jam kerja dan jarak dari rumah ke kantor, sampai bangkrut
dan kontrak habis.Saya yakin, semua orang juga pernah dan mungkin sedang mengalami hal seperti diatas.Apalagi
zaman seperti sekarang, semua berusaha mendapatkan pekerjaan, hanya untuk menyambung hidup, dengan jumlah penduduk sekitar
200 juta, bukan pekerjaan mudah, walaupun daerah wilayah Indonesia dari sabang sampai merauke, bila kesejateraan tidak merata,
tidak saling menghargai, bukan hal yang aneh, hal seperti sekarang sedang terjadi.

Teman bercerita, sebenarnya dia bekerja hanya untuk mencari uang untuk modal usaha, kecil2an krn dia punya hobi dan bakat bikin kue, memang teman
hobby memasak, dan dia jago bikin kue, rencanannya ingin buka usaha sendiri sekaligus bisa menemani orang tua yang sudah tua di
rumah, krn tidak mungkin untuk dia bekerja di luar kota ataupun luar pulau.Lalu tidak beberapa lama dia dapat pinjaman uang dari
kakaknya walaupun modal itu belum cukup, alhamdullillah, mulai berkembang sedikit demi sedikit, hanya seperti yang kita tahu,
bisnis seperti ini adalah musiman, ada waktu tertentu laris, ada waktu tertentu sepi, yang menjadi masalah teman saya adalah
bagaimana bisa mendapatkan uang untuk hal lain-lain disamping usaha kue yang baru dirintis, orang tua dia tidak bekerja, hasil
sewa kost2an hanya cukup untuk bayar listrik dan telpon, dia tidak jarang sering bercerita bahwa sering dalam seminggu hanya
makan 3 kali !!, dia mempunyai kakak yang sudah bekerja dengan gaji dibawah UMR, ada usaha kost 5 kamar, tapi masih tidak cukup
untuk makan ? bagaimana dengan para fakir miskin, gelandangan, pengemis di jalanan ??...

Sahabat, waktu mendengar cerita dia, saya ingin menangis, yang saya ingat dari dia waktu bertemu, pakaian yang dia pakai, masih
sama dengan pakaian yang dia pakai waktu lulus SMU 10 tahun lalu. Dia mengenakan baju kaos garis warna hijau dan hitam, baju
itu pernah dipakai saat menemani saya membeli buku, waktu itu dia saya tawari makanan dan grosir kaos murah, tapi tidak mau,
ternyata pakaian itu masih dia pakai hingga sekarang, umur dia sekarang 29 tahun.Saya sebagai teman, hanya bisa menasihati
untuk terus istighfar, sungguh berbeda dengan orang yang mempunyai uang banyak, membeli baju dalam 2 bulan saja mungkin sudah
dianggap tidak enak, ohya, teman saya itu adalah seorang wanita, sahabat mungkin tahu bagaimana seorang wanita yg mempunyai naluri untuk berbelanja
walaupun dia seorang penghemat, apakah hak dia untuk bersenang tidak boleh sebagai manusia ? walaupun nabi kita hanya mempunyai
1 baju dalam hidupnya.

Dia bercerita, ingin pergi ke mekah, bekerja sebagai pembantu, atau cleaning service di masjidil haram pun tidak masalah,
memakai burqa atau cadar tidak masalah bagi dia, krn aturan itu malah akan membuat dia semakin dekat dengan Tuhan, ujarnya.
Dia tidak ingin tinggal di sini, alasannya cuma sederhana, kehidupan sekarang membuatnya bingung, seperti hal yang buruk
bercampur dengan hal yang baik. Saya hanya bisa berucap, bersyukurlah apa yang telah diberikan oleh ALLAH apapun itu, kita hanya
dapat berusaha, berhati-hati saja dalam langkah hidup ini.Tetap mengingat Tuhan.

Setelah bertemu dengan teman, selang beberapa hari seperti biasa, rutinitas yg masih digali, membaca Al-Qur'an
, suatu hari sampai pada surat Al-Ba'raaah 9:19-20, mengenai memberi minum dan mengurus masjidil haram, sahabat bisa membuka Al-Qur'an sejenak,
Subhanallah...terus terang, merinding membaca arti surat Al-Ba'raaah, sungguh hidup ini perjuangannya berat, sangat berat menghadapi semua
problema yang ada didunia, selain cobaan kesenangan dari ALLAH, saya jadi teringat teman yang dulu pernah bercerita pada saya.
Saya hanya bisa menangis, ALLAH maha besar...

Teringat berita di televisi, ada seorang raja di arab, selalu memberikan uang pada pengantin baru menengah bawah untuk modal
hidup maupun usaha,
uang itu hasil dari bisnis di negaranya, mungkin seperti hasil APBN di negara kita, dulu saya bertanya untuk apa uang itu
diberikan pada pengantin yang baru menikah ? ya saya tahu mereka dari menengah bawah, dia juga tak lupa memberikan pada
fakir miskin.Sekarang saya menyadari, bahwa mereka adalah manusia, tugas kita untuk saling tolong menolong,
saling memperingatkan ke jalan yang lurus, sungguh penghargaan pada manusia begitu tinggi. Menghargai manusia dan menjunjung
martabat sebagai manusia begitu tinggi. Saya merasa masih banyak tugas yang harus dilakukan untuk sahabat kita yang lain.A
papun keadaan, kemampuan kita, tanpa harus membawa bendera partai, kelompok, yang hanya mmebawa mudarat, bila tidak bisa memegang teguh janji awal perjuangan.
Mudah-mudahan, ALLAH memberikan kita bimbingan, apalagi dalam keadaan
seperti sekarang, tetap bersyukur dan ikhlas. Dan tak lupa, tetap menghargai manusia dan hidup.

Sunday, March 30, 2008

Hindu, Budha, Kristen, Islam

Tidak terasa, ditengah perkembangan teknologi,pemikiran manusia, kemajuan peradaban di dunia ini telah merubah segala sisi kehidupan manusia. Penulis kemarin melihat film “The Last Samurai” yang dibintangi oleh Tom Cruise, di salah satu tv swasta. Cerita bagaimana seorang pria yang secara tidak langsung ikut mempelajari “komunitas” samurai yang berarti pengabdian, sungguh indah.

Taurat, Zabur, Injil, Al-Qur’an, sebenarnya kita tidak tahu apa sebenarnya rencana Tuhan, semua adalah sejarah dan proses manusia. Penulis berpikir, dari kitab pertama sampai akhir menjelaskan keesaan Tuhan, dengan bahasa dan waktu yang berbeda akan tetapi ada benang merah yang sama yakni Tuhan. Tuhan yang maha Agung, maha Segalanya, semua sudah dijelaskan sebelum kita, sebagai manusia, belum mampu dan mempunyai pikiran kesana, berpikiran bahwa apa yang sudah kita alami, sebenarnya sudah diketahui Tuhan.Sebuah pikiran Tuhan yang kita tidak akan pernah sampai jauh kesana.

Mungkin inilah hebatnya rencana Tuhan, kita benar-benar diuji untuk menjadi hamba Tuhan yang sebenarnya, entah kenapa semua orang mengatakan bahwa semua agama adalah sama, ya memang sama, semua berasal dari satu Tuhan, bila kita menyakini sebagai umat muslim. Al-Qur’an. Isi tersebut menjelaskan, menjabarkan dengan sangat detail, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan Tuhan, penulis merasakan, bahwa sampai pada cara berdagang, pembagian warisan, sakit, hubungan antara pria dan wanita, dan lain-lain.yang masih menjadi salah satu masalah nafsu duniawipun diterangkan dengan jelas . Bahkan perilaku manusia yang selalu berbuat baik, jahat, baik, jahat, sampai menjadi munafik atau murtad, semua ada.Subhannalah. Apa ada di kitab sebelumnya ? apakah ada kasus seseorang yang benar-benar berani merubah isi Al-Qur’an ?Semua dijelaskan krn mungkin Tuhan tidak ingin memberikan cobaan kepada hambaNya tanpa ada sebuah petunjuk yang sudah diberikan melalui nabi Muhammad SAW.Masihkah kita menutup mata?

Kalau sebuah penolakan ajaran ini hanya dikarenakan kita tidak bisa melihat Tuhan, sungguh naïf, mengapa mereka bisa merubah kitab, membuat patung dengan mudah, tapi tidak bisa menyelami kejadian yang sudah ada, sebelum adanya penemuan sekelompok peneliti seperti laut merah, kapal nabi Nuh, pedang Rasulullah, dan lain-lain, sungguh penulis berharap, suatu saat hati mereka bisa terbuka dan diberi hidayah oleh Tuhan, bila penyangkalan itu hanya karena mukjizat yang sudah diberikan oleh Tuhan yang mereka anggap itu Tuhan mereka,bukankah kita tahu, Tuhan maha pengasih(Ar-Rohmaan) dengan semua hambaNya, tetapi tidak semua orang disayangi (Ar-Rohim)seperti kisah nabi Muhammad SAW, tidak pernah menyangka akan mengemban tugas itu untuk membawa dan menyebarkan Al-Quran jika tidak krn ALLAH menyayanginya.

Ampunilah dosa-dosa kami dan kedua orang tua kami, berikanlah kami petunjukMu, Rabbanaa aatinaa I dunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa ‘adzaaban naar. Ya ALLAH, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka”, amin.












Tidak terasa, ditengah perkembangan teknologi,pemikiran manusia, kemajuan peradaban di dunia ini telah merubah segala sisi kehidupan manusia. Penulis kemarin melihat film “The Last Samurai” yang dibintangi oleh Tom Cruise, di salah satu tv swasta. Cerita bagaimana seorang pria yang secara tidak langsung ikut mempelajari “komunitas” samurai yang berarti pengabdian, sungguh indah.

Taurat, Zabur, Injil, Al-Qur’an, sebenarnya kita tidak tahu apa sebenarnya rencana Tuhan, semua adalah sejarah dan proses manusia. Penulis berpikir, dari kitab pertama sampai akhir menjelaskan keesaan Tuhan, dengan bahasa dan waktu yang berbeda akan tetapi ada benang merah yang sama yakni Tuhan. Tuhan yang maha Agung, maha Segalanya, semua sudah dijelaskan sebelum kita, sebagai manusia, belum mampu dan mempunyai pikiran kesana, berpikiran bahwa apa yang sudah kita alami, sebenarnya sudah diketahui Tuhan.Sebuah pikiran Tuhan yang kita tidak akan pernah sampai jauh kesana.

Mungkin inilah hebatnya rencana Tuhan, kita benar-benar diuji untuk menjadi hamba Tuhan yang sebenarnya, entah kenapa semua orang mengatakan bahwa semua agama adalah sama, ya memang sama, semua berasal dari satu Tuhan, bila kita menyakini sebagai umat muslim. Al-Qur’an. Isi tersebut menjelaskan, menjabarkan dengan sangat detail, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan Tuhan, penulis merasakan, bahwa sampai pada cara berdagang, pembagian warisan, sakit, hubungan antara pria dan wanita, dan lain-lain.yang masih menjadi salah satu masalah nafsu duniawipun diterangkan dengan jelas . Bahkan perilaku manusia yang selalu berbuat baik, jahat, baik, jahat, sampai menjadi munafik atau murtad, semua ada.Subhannalah. Apa ada di kitab sebelumnya ? apakah ada kasus seseorang yang benar-benar berani merubah isi Al-Qur’an ?Semua dijelaskan krn mungkin Tuhan tidak ingin memberikan cobaan kepada hambaNya tanpa ada sebuah petunjuk yang sudah diberikan melalui nabi Muhammad SAW.Masihkah kita menutup mata?

Kalau sebuah penolakan ajaran ini hanya dikarenakan kita tidak bisa melihat Tuhan, sungguh naïf, mengapa mereka bisa merubah kitab, membuat patung dengan mudah, tapi tidak bisa menyelami kejadian yang sudah ada, sebelum adanya penemuan sekelompok peneliti seperti laut merah, kapal nabi Nuh, pedang Rasulullah, dan lain-lain, sungguh penulis berharap, suatu saat hati mereka bisa terbuka dan diberi hidayah oleh Tuhan, bila penyangkalan itu hanya karena mukjizat yang sudah diberikan oleh Tuhan yang mereka anggap itu Tuhan mereka,bukankah kita tahu, Tuhan maha pengasih(Ar-Rohmaan) dengan semua hambaNya, tetapi tidak semua orang disayangi (Ar-Rohim)seperti kisah nabi Muhammad SAW, tidak pernah menyangka akan mengemban tugas itu untuk membawa dan menyebarkan Al-Quran jika tidak krn ALLAH menyayanginya.

Ampunilah dosa-dosa kami dan kedua orang tua kami, berikanlah kami petunjukMu, Rabbanaa aatinaa I dunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa ‘adzaaban naar. Ya ALLAH, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka”, amin.












Tuesday, March 11, 2008

Si Pemilik Blog

Salam,

Di tempat inilah biasanya relung hati dan nurani manusia yang sesungguhnya datang, tidak ada maksud sedikitpun membelokkan arti dan hubungan cerita pengalaman dengan kumpulan kisah yang dianggap mampu berkompromi dengan hati manusia yang kotor seperti saya. Tidak tahu kenapa setiap duduk, berkumpul, bertemu dengan orang dan melihat manusia lalu lalang, berbicara hati ini seperti keluar, apa ini hidup manusia.Di tempat inilah semua perkataan hati kecil keluar, meskipun tidak di warung kopi saja suara hati keluar dengan sendirinya.

Hanya manusia yang penuh dosa, masih belajar, melihat, merasakan kekuasaan Tuhan, kita manusia memang sempurna, bahkan posisi malaikat masih di bawah manusia setelah iblis, tapi Tuhan memang Bijaksana, di darah manusia ada sisi buruk dan sisi baik, mau jadi iblis bisa, jadi malaikat pun bisa. Pikiran ini muncul selalu pada saat berkumpul di warung kopi menemani teman yang ingin berkumpul, dipaksa teman untuk menikmati hari, tapi disitulah pikiran ini muncul.

Ini hanya kumpulan pemahaman tentang Islam yg dipilih, berdasarkan tingkat pemahaman pikiran saya yang penuh dosa, hidup adalah pilihan, mungkin kata itu sudah biasa kita dengar, tapi pilihan itu nggak akan bisa dijalankan bila belum ada ikhlas yang mendasar di hatinya. Ikhlas, menghargai, dan mengerti harus tetap ada di hati manusia agar kita bisa menikmati hidup ini baik dan buruk.

Tuhan yang menciptakan manusia baik, buruk, sangat buruk pun, masih mau, ikhlas memberikan karuniaNya, semua memang jalan dan pelajaran yang diberikan Tuhan untuk kita hamba yang sudah diturunkan ke bumi, tapi Tuhan pun seakan-akan “ tidak lelah menunggu, tidur dan berharap” manusia dapat kembali ke jalan yang benar, bukan jalan buruk, jalan yang hanya diciptakan untuk menyesatkan, ujian pada manusia.

Minta maaf bila ada pihak yang sudah mampir ke blogger ini, tidak sepaham dengan pikiran ini, saya hanya ingin menyakini sesuatu yang dasar, putih, halal dan haram jelas, meskipun saya sendiri masih belajar menjalankannya dan belajar tentang ilmu Tuhan yang luas, yang tidak akan sanggup terisi dan tertangkap otak saya yang terbatas, tapi usaha ini juga memberikan sinar di hati, bahwa kesalahan masa lalu memang salah, harus berani berkata, Tuhan memang benar, dan tidak bisa ditandingi oleh apapun. Kita manusia hanya sibuk berdebat, mencari keuntungan, mempertahankan diri, dan gengsi. Pikiran manusia memang karunia, keberhasilan yang sempurna di dunia ini. Tapi sampai saat ini manusia tidak bisa memahami dan menghadapi alam, apalagi melawan perintah dan hukum Tuhan ?. Sekali lagi, belajar menghargai, mengerti, dan ikhlas mungkin jawabannya.

Mohon maaf bila isi blog telat posting, pemilik hanya ingin menyimpan tulisan yang dianggap sesuai dengan otak pemilik.

Salam

- saya yang berdosa dan bodoh -
pawon_cilik@yahoo.co.id

Salam,

Di tempat inilah biasanya relung hati dan nurani manusia yang sesungguhnya datang, tidak ada maksud sedikitpun membelokkan arti dan hubungan cerita pengalaman dengan kumpulan kisah yang dianggap mampu berkompromi dengan hati manusia yang kotor seperti saya. Tidak tahu kenapa setiap duduk, berkumpul, bertemu dengan orang dan melihat manusia lalu lalang, berbicara hati ini seperti keluar, apa ini hidup manusia.Di tempat inilah semua perkataan hati kecil keluar, meskipun tidak di warung kopi saja suara hati keluar dengan sendirinya.

Hanya manusia yang penuh dosa, masih belajar, melihat, merasakan kekuasaan Tuhan, kita manusia memang sempurna, bahkan posisi malaikat masih di bawah manusia setelah iblis, tapi Tuhan memang Bijaksana, di darah manusia ada sisi buruk dan sisi baik, mau jadi iblis bisa, jadi malaikat pun bisa. Pikiran ini muncul selalu pada saat berkumpul di warung kopi menemani teman yang ingin berkumpul, dipaksa teman untuk menikmati hari, tapi disitulah pikiran ini muncul.

Ini hanya kumpulan pemahaman tentang Islam yg dipilih, berdasarkan tingkat pemahaman pikiran saya yang penuh dosa, hidup adalah pilihan, mungkin kata itu sudah biasa kita dengar, tapi pilihan itu nggak akan bisa dijalankan bila belum ada ikhlas yang mendasar di hatinya. Ikhlas, menghargai, dan mengerti harus tetap ada di hati manusia agar kita bisa menikmati hidup ini baik dan buruk.

Tuhan yang menciptakan manusia baik, buruk, sangat buruk pun, masih mau, ikhlas memberikan karuniaNya, semua memang jalan dan pelajaran yang diberikan Tuhan untuk kita hamba yang sudah diturunkan ke bumi, tapi Tuhan pun seakan-akan “ tidak lelah menunggu, tidur dan berharap” manusia dapat kembali ke jalan yang benar, bukan jalan buruk, jalan yang hanya diciptakan untuk menyesatkan, ujian pada manusia.

Minta maaf bila ada pihak yang sudah mampir ke blogger ini, tidak sepaham dengan pikiran ini, saya hanya ingin menyakini sesuatu yang dasar, putih, halal dan haram jelas, meskipun saya sendiri masih belajar menjalankannya dan belajar tentang ilmu Tuhan yang luas, yang tidak akan sanggup terisi dan tertangkap otak saya yang terbatas, tapi usaha ini juga memberikan sinar di hati, bahwa kesalahan masa lalu memang salah, harus berani berkata, Tuhan memang benar, dan tidak bisa ditandingi oleh apapun. Kita manusia hanya sibuk berdebat, mencari keuntungan, mempertahankan diri, dan gengsi. Pikiran manusia memang karunia, keberhasilan yang sempurna di dunia ini. Tapi sampai saat ini manusia tidak bisa memahami dan menghadapi alam, apalagi melawan perintah dan hukum Tuhan ?. Sekali lagi, belajar menghargai, mengerti, dan ikhlas mungkin jawabannya.

Mohon maaf bila isi blog telat posting, pemilik hanya ingin menyimpan tulisan yang dianggap sesuai dengan otak pemilik.

Salam

- saya yang berdosa dan bodoh -
pawon_cilik@yahoo.co.id